Riset & Inovasi — IPB University

Dengar Detak Mesin Kapal, Sebelum Rusak di Tengah Laut

VEMS (Vessel Engine Monitoring System) memantau suhu, getaran, putaran mesin, dan gas buang kapal secara real-time lewat sensor IoT — supaya kerusakan terdeteksi sejak dini, bukan setelah mesin mati di laut.

4+Parameter mesin dipantau
24/7Pemantauan real-time
IoTSensor + cloud dashboard
Panel Vital Mesin LIVE
— ppm
Gas CO₂
ruang mesin
— rpm
Putaran Mesin
RPM
— °C
Suhu Mesin
blok mesin
— mm/s
Getaran
vibrasi
Galeri

Perangkat & Sistem VEMS di Lapangan

Klik foto atau video untuk melihat dalam ukuran besar.

IPB UniversityInstitusi Riset
DiktisaintekKemendiktisaintek RI
PT Cahaya Hijau IndonesiaMitra Industri
Masalah di Lapangan

Mesin Kapal Rusak Jarang Memberi Peringatan Awal

Operator dan nelayan biasanya baru tahu ada masalah pada mesin setelah muncul suara aneh, asap berlebih, atau mesin mati total — saat kapal sudah berada jauh di tengah laut.

Kerusakan Mendadak di Laut

Tanpa data kondisi mesin, kerusakan kecil berkembang jadi mogok total — berisiko bagi keselamatan awak kapal.

Biaya Servis Membengkak

Perbaikan darurat pasca-mogok jauh lebih mahal dibanding perawatan preventif berdasarkan data sensor.

Hari Melaut yang Hilang

Setiap hari kapal bersandar untuk perbaikan adalah hari tanpa hasil tangkapan — kerugian yang bisa dicegah.

Cara Kerja

Dari Sensor di Mesin, Sampai Notifikasi di Genggaman

Empat langkah sederhana mengubah kondisi mesin kapal menjadi data yang bisa dipantau siapa saja, di mana saja.

01

Sensor Terpasang di Mesin

Sensor gas CO₂, RPM, suhu, dan getaran dipasang langsung pada titik-titik kritis mesin kapal.

02

Data Dikirim via IoT Gateway

Modul IoT membaca sinyal sensor dan mengirimkannya ke server cloud secara berkala.

03

Sistem Mendeteksi Anomali

Data dibandingkan dengan ambang batas aman mesin untuk mengenali gejala kerusakan sejak dini.

04

Notifikasi & Dashboard Real-time

Pemilik dan operator kapal menerima peringatan serta melihat kondisi mesin dari dashboard web.

Yang Dipantau

Empat Parameter Vital Mesin Kapal

Setiap sensor punya peran spesifik menjaga mesin tetap sehat dan berlayar aman.

Sensor Gas CO₂

Mendeteksi kadar karbon dioksida di ruang mesin untuk mencegah keracunan gas dan mengenali indikasi pembakaran tidak sempurna.

satuan: ppm

Sensor RPM

Mengukur kecepatan putaran mesin per menit untuk mendeteksi beban kerja tidak normal atau penurunan performa.

satuan: rpm

Sensor Suhu Mesin

Memantau panas blok mesin secara terus-menerus untuk mencegah overheat yang merusak komponen internal.

satuan: °C

Sensor Getaran

Mendeteksi vibrasi tidak wajar akibat ketidakseimbangan komponen mesin sejak tahap paling awal.

satuan: mm/s
Dapat dikembangkan dengan: Tekanan Oli Level Bahan Bakar Lokasi GPS Kapal Tegangan Aki
Manfaat

Kenapa Pemilik & Operator Kapal Membutuhkan VEMS

01

Perawatan Preventif

Jadwalkan servis berdasarkan kondisi mesin sesungguhnya, bukan tebakan atau jadwal kalender saja.

02

Keselamatan Awak Kapal

Deteksi gas berbahaya dan gejala kerusakan sebelum berkembang jadi situasi darurat di laut.

03

Efisiensi Bahan Bakar

Pemantauan RPM membantu operator menjaga mesin bekerja pada rentang paling efisien.

04

Riwayat Data Mesin

Histori pembacaan sensor tersimpan sebagai dasar pengambilan keputusan perawatan jangka panjang.

Tim & Mitra

Dikembangkan oleh Peneliti, Diuji Bersama Industri

AR

Dr. Ayi Rahmat

Ketua Peneliti VEMS

Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), IPB University. Memimpin riset instrumentasi kelautan untuk pemantauan kondisi mesin kapal berbasis IoT.

CHI

PT Cahaya Hijau Indonesia

Mitra Implementasi Industri

Mitra perusahaan yang mendukung pengujian lapangan dan pengembangan purwarupa VEMS menuju produk siap pakai bagi pelaku industri perkapalan.

Ingin Melihat VEMS Bekerja di Kapal Anda?

Jadwalkan sesi demo atau diskusikan kebutuhan pemantauan mesin kapal Anda bersama tim peneliti VEMS.